Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan istilah freelance atau pekerja lepas. Tapi tahukah Anda apa kelebihan dan kekurangan dari menjadi seorang freelancer? Saya akan bahas disini.

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer

Seperti namanya “Free” artinya bebas. Jadi freelancer atau pekerja lepas memiliki kebebasan didalamnya. Sehingga pekerja freelance ini banyak menarik minat kaum milenial.

Mungkin akan muncul pertanyaan dikepala Anda mengapa kaum milenial tertarik untuk bekerja secara freelance? Jadi secara garis besarnya, kaum milenial ini suka dengan jam kerja yang fleksibel.

Baca juga: Malas Kerja Kantoran? Pekerjaan Ini Cocok Untuk Kaum Milenial

Untuk generasi baby boomers dan juga generasi X, yang namanya bekerja itu dari jam delapan pagi hingga jam 4 atau 5 sore. Namun, bagi kaum milenial hal tersebut bisa mempengaruhi kreatifitas mereka.

Pernahkah Anda menyadari bahwa beberapa perusahaan di bidang teknologi, banyak mempekerjaan freelancer (Pekerja freelance). Hasilnya perusahaan mereka tetap berjalan lancar bahkan maju.

Alasannya sederhana, karena jam kerja yang fleksibel akan membuat mereka atau kaum milenial ini tidak merasa tertekan sehingga dapat mempengaruhi ide-ide kreatif dari mereka.

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer

Walaupun terdengar menyangkan, sebaiknya Anda juga mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan saat menjadi seorang freelancer sebelum Anda benar-benar terjun ke dunia ini.

1. Kelebihan Menjadi Seorang Freelancer

1.1. Jam Kerja yang Fleksibel

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, bahwa jam kerja dari seorang freelancer itu fleksibel. Mereka bisa bekerja kapan dan dimana saja, jadi tidak ada jam kerja yang pasti.

Baca juga: Cara Mendapatkan Penghasilan dari Internet

Freelancer menentukan sendiri jam kerjanya,. Biasanya ditentukan dengan waktu produktifnya, karena ada freelancer yang produktif di pagi hari, ada yang malam hari, dan ada pula saat subuh.

Mungkin 2 bulan terakhir ini Anda merasakan yang namanya work from home yang disebabkan karena wabah virus yang sedang menyebar saat ini. Namun, bagi seorang freelancer itu hal biasa.

Ya, itu hal yang biasa. Karena freelancer dapat bekerja dari mana saja, seperti dari rumah, coffee shop, taman, atau dimanapun yang dapat membuat mereka nyaman untuk bekerja.

1.2. Anda Adalah Bos untuk Anda Sendiri

Jika Anda memilih memilih untuk menjadi seorang freelancer, maka Anda sendiri yang menentukan apa yang ingin Anda lakukan atau pekerjaan yang seperti apa yang akan Anda ambil atau kerjakan.

Saya seringkali berkata bahwa freelancer bukanlah seorang pengangguran tanpa skill. Karena freelancer memiliki kemampuannya sendiri didalam bidang tertentu, bahkan bisa lebih dari satu bidang.

Baca juga: Skill Wajib Seorang Freelancer yang Harus Anda Miliki

Skills inilah yang membantu freelancer untuk terus mendapatkan client, karena mereka ahli dalam satu atau berbagai bidang. Seorang freelancer juga dapat memilih siapa yang akan jadi client mereka.

Kebebasan-kebebasan tersebutlah yang membuat seorang freelancer memiliki kendali penuh pada pilihan hidup mereka, baik jangka panjang ataupun jangka pendek.

1.3. Potensi Pendapatan yang Tidak Terbatas

Sebelum masuk ke kekurangan menjadi freelancer, Anda ketahui dulu kelebihan dan potensi pemasukan yang bisa didapatkan oleh seorang freelancer.

Seorang freelancer dapat menentukan sendiri berapa harga yang akan mereka berikan kepada calon clientnya. Harga tersebut dapat ditentukan dari kemampuan/skills yang dimilikinya.

Semakin ahli, maka harganya juga bisa lebih mahal begitupun sebaliknya. Jadi, jika Anda ingin atau tertarik menjadi seorang freelancer, maka sebaiknya Anda harus ahli dalam suatu bidang.

Walaupun ada juga freelancer yang menerima gaji bulanan, tapi lebih banyak yang menerima pembayaran setiap project yang di selesaikan. Sehingga potensi pemasukannya bisa melebihi karyawan.

2. Kekurangan Menjadi Freelancer

Setelah kita membahas kelebihan, sekarang kita bahas kekurangan dan kelemahan menjadi seorang freelancer. Jadi pastikan Anda membacanya sebelum benar-benar memutuskan menjadi freelancer.

2.1. Harus Bisa Memotivasi Diri Sendiri

Jika Anda bekerja kantoran, pasti ada bos yang senantiasa melakukan follow up pada semua tugas yang Anda kerjakan. Selain itu, ada pula teman-teman kantor yang dapat menemani Anda.

Jika menjadi seorang freelancer, Anda bekerja secara sendiri. Sehingga tidak ada bos yang lakukan follow up tugas Anda, tidak ada teman yang memotivasi Anda saat beban kerja sedang berat, dan sebagainya.

Baca juga: Kata-Kata Motivasi dan Bijak Agar Anda Memiliki Pola Pikir Positif

Rasa jenuh, lelah, ataupun saat project sedang sepi pasti akan datang. Disini Anda harus bisa memotivasi diri Anda sendiri untuk tidak larut dalam kegalauan. Kalau bukan Anda sendiri, siapa lagi?

Begitupun saat project sedang banyak, Anda harus bisa memotivasi diri Anda sendiri agar dapat mengerjakan semuanya secara tepat waktu.

2.2. Semua Dilakukan Sendiri

Menjadi bos untuk diri Anda sendiri mungkin terdengar keren, karena dapat memilih waktu sendiri, memilih project dan client sendiri. Artinya, Anda yang harus melakukan semuanya sendiri.

Seorang freelancer rata-rata bekerja sendiri tanpa adanya team, itu membuat seorang freelancer mau tidak mau harus bisa menguasai kemampaun dalam komunikasi dan juga manajemen.

Karena Anda yang akan melayani client dengan menjadi customer service, menjadi project manager, mengatur keuangan, membuat perjanjian kontrak, dan hal-hal lainnya semua dikerjakan sendiri.

2.3. Pendapatan yang Tidak Konsisten

Jika Anda beranggapan bahwa menjadi freelancer sama seperti bekerja kantoran, maka Anda salah. Karena dengan menjadi freelancer, artinya Anda telah siap dengan resiko pendapatan yang tidak konsisten.

Logikanya sederhana, semakin banyak client dalam satu bulan maka semakin tinggi penghasilan yang Anda dapatkan. Namun, jika dalam satu bulan client Anda hanya beberapa, maka pendapatan juga berkurang.

Dengan kata lain Anda telah siap untuk menanggung resiko pendapatan yang tidak menentu, tidak ada gaji bulanan, tidak ada yang memberikan THR, ataupun tidak akan menerima uang lembur.

Baca juga: Tips Menghemat Pengeluaran Bulanan

Itulah mengapa Anda harus bisa membuat perencanaan keuangan yang sangat matang, agar tidak tekor di akhir bulan. Terlebih lagi jika Anda memiliki tanggungan sewa rumah, listrik, air, dll.

Penutup

Itulah dia beberapa kelebihan dan kekurangan menjadi freelancer yang wajib Anda ketahui sebelum Anda benar-benar memutuskan memilih untuk menjadi seorang freelancer atau pekerja freelance.

Jika tulisan ini menginspirasi atau memberikan manfaat untuk Anda, silahkan bagikan tulisan ini agar dapat memberi manfaat lebih banyak lagi kepada orang-orang disekitar Anda.

Tinggalkan komentar